Lekuk Tubuh Indah merupakan dambaan para wanita. Tapi dengan bertambahnya usia, banyak hal yang berubah dalam kehidupan kita. Secara fisik, tubuh cenderung menjadi gemuk dan sulit untuk ramping kembali seperti saat kita muda. Perhatikan tubuh Anda, masihkah Anda memiliki lekuk pinggang bak gitar Spanyol?

Pada laki-laki maupun perempuan di usia mapan, sering kali kita tidak lagi bisa melihat lekukan yang jelas antara pinggang dan pinggul. Inilah tanda awal obesitas sentral, atau keadaan kegemukan yang didominasi penumpukan lemak di bagian perut dalam (viseral).

Sering kali kita merasa puas karena ketika menimbang badan, berat badan kita tergolong ideal, atau sebanding antara tinggi dan berat.

Jangan terlena! Berat badan ideal bukanlah parameter bahwa tubuh Anda proporsional dan bebas dari ancaman obesitas. Selain komposisi tinggi dan berat badan yang ideal, cermati pula persentase lemak dalam tubuh, lingkar pinggang serta perbandingan antara pinggang dan pinggul Anda. Karenanya, untuk langkah pertama, Anda perlu mengukur apakah persentase lemak Anda berada di kisaran yang tergolong normal, yaitu 21 – 25%.

Selain itu, gunakan meteran. Jika lingkar pinggang Anda >80 untuk perempuan, dan >90 untuk laki-laki, Anda harus mulai waspada.

Selanjutnya, cermati bentuk tubuh secara kasat mata. Jika Anda tidak bisa melihat perbedaan yang jelas antara pinggang dan pinggul, segeralah bertindak. Anda perlu mengatur lagi menu harian dan gaya hidup Anda, agar tidak melebihi rasio perbandingan pinggang dan pinggul yang aman, yaitu <0.85 un tuk wanita dan <0.95 untuk pria.

Dengan berat badan yang masih dalam batas normal, perbandingan pinggang dan pinggul yang melebihi angka aman mengisyaratkan bahwa seseorang mengalami kegemukan di sekitar perut dan pinggang atau obesitas sentral. Lemak yang tertimbun pada pembuluh darah organ di sekitar perut membuat para penderita obesitas sentral rawan terkena penyakit-penyakit seperti stroke, hipertensi, serangan jantung akut, dan diabetes. Pada pria dengan obesitas sentral, kondisi ini juga dapat berakibat menurunnya kualitas kehidupan seks.

Bentuk tubuh, kembalikan lekuk di pinggang Anda!

Diet atau mengatur pola makan merupakan satu keharusan. Ada berbagai metode yang ditawarkan, masing-masing mengklaim memiliki keunggulan dalam menurunkan berat badan secara efektif. Meski demikian, Anda mungkin juga akrab dengan keluh kesah bahwa diet yang dijalankan tidak membuat berat badan turun. Karenanya, kenali faktor-faktor yang dapat menyebabkan diet Anda tidak membawa hasil.

Mengapa Diet Gagal?

KONSUMSI LEMAK BERLEBIHAN

Sulit membatasi konsumsi lemak hingga 30% saja dari total konsumsi harian. Penelitian membuktikan bahwa semakin banyak lemak yang dikonsumsi, semakin sedikit Anda menyerap nutrisi lainnya, sehingga menyebabkan kelebihan berat badan.

Solusi :

Batasi konsumsi gula atau makanan manis yang tinggi lemak sekali saja dalam seminggu. Ketika Anda membeli makanan kalengan, pilih yang kandungan lemaknya tidak lebih dari 3 gram per 100 kalori.

TIDAK PERNAH ATAU JARANG SARAPAN

Kalau Anda menghindari sarapan karena takut gemuk atau ingin menurunkan berat badan, berarti Anda SALAH!

Sarapan sangat penting. Kalau Anda sarapan, maka Anda tidak akan ‘mencuri-curi’ makan saat berdiet. Melewatkan sarapan sama saja membuat tubuh ‘kelaparan’. Akibatnya, saat makan siang atau sore, nafsu makan Anda semakin besar.

Solusi :

Biasakan sarapan. Pilih sarapan dengan komposisi berkarbohidrat seimbang. Makanan yang kaya serat seperti sayur, buah dan sereal dapat menstabilkan gula darah sehingga menimbulkan rasa kenyang.

KECANDUAN GULA

Hampir semua orang menyukai gula, karena rasanya yang manis. Awas, makanan sehat seperti yoghurt atau oatmeal aneka rasa juga mengandung banyak gula.

Solusi :

Jangan biasakan makan kue-kue manis sebagai dessert setiap kali sehabis makan. Baca label nutrisi untuk membatasi makanan yang mencantumkan gula sebagai salah satu bahan utama produknya. Hindari minuman bersoda, atau ganti dengan minuman bersoda yang bebas gula.

KURANG SERAT

Kita sering kali lebih tergiur melihat cake, kuekering, dan donat yang dibuat dengan menambahkan lemak, gula, garam dan bahan aditif, dibandingkan buah-buahan, sayur atau produk-produk gandum yang kaya akan serat, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Solusi :

Cobalah untuk mengganti roti putih, mie atau cake dengan roti gandum atau sereal. Kalau Anda suka ngemil, ganti kudapan Anda dengan buah-buahan segar.

TIDAK PERNAH MENGUKUR JENIS DAN JUMLAH KONSUMSI HARIAN

Sering kali kita tidak menganggap penting untuk mencatat makanan yang dikonsumsi dan kapan kita makan. Akibatnya, kita tidak bisa mengukur apakah tubuh kita telah mengonsumsi gula atau lemak secara berlebih.

Solusi :

Buat food diary dan isi dengan displin. Dengan food diary, Anda akan lebih berhati-hati setiap kali ingin memasukkan makanan ke mulut Anda. Food diary juga akan membantu Anda menahan diri dari makan berlebihan, dan membedakan lapar atau hanya lapar mata.

Ingin mendapatkan kembali lekuk pinggang yang ramping?

Program pengaturan berat badan ‘The Right Approach’ (TRA) dari Nu Skin tidak hanya ditujukan bagi mereka yang mengalami kelebihan berat badan semata. Bagi Anda yang bermasalah dengan lemak di sekitar perut dan pinggang. TRA dapat membantu mengurangi kantong-kantong lemak di tempat yang tidak diinginkan seperti perut, pinggul, paha sehingga bentuk tubuh Anda lebih indah. Dan yang terpenting, kesehatan juga menjadi lebih baik karena organ tubuh akan bekerja dengan efektif tanpa lilitan lemak berlebih di sekitarnya.

Bakar Lemak Dengan Efektif

Anda tentu sudah tahu, lemak yang berlebih pada tubuh menyebabkan kegemukan dan beragam resiko penyakit. Meski begitu, dalam penurunan berat badan, kerap kali kita mengacu pada pemahaman yang salah seperti berikut ini:

  • Hilangnya lemak tidak sama dengan turunnya berat badan. Yang harus dilakukan adalah mengukur jumlah lemak dalam tubuh, bukan hanya mengukur berat badan.
  • Turunnya berat badan mungkin hanya merupakan hilangnya cairan atau berkurangnya otot dalam tubuh Anda, bukan lemak.
  • Menurunkan lemak sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat menjadi tujuan dalam berdiet. Hati-hati, penurunan lemak secara berlebihan dalam waktu singkat memiliki resiko bagi tubuh. Karenanya, pilih cara sehat untuk menurunkan lemak secara gradual sebesar 0.5 – 1 kg per minggu.

Untuk membantu pembakaran lemak, lakukan aktivitas fisik dan olah raga secara teratur. Ingat, kegemukan atau obesitas terjadi karena ketidakseimbangan asupan dan pemanfaatan energi pada tubuh manusia. Karenanya, olah raga bagi orang-orang dengan berat badan maupun lemak berlebih hendaknya dititikberatkan pada penggunaan ‘kelebihan lemak’ sebagai bahan bakar yang dimanfaatkan untuk kebutuhan energi.

Jadi tunggu apa lagi? Ambil peralatan latihan Anda, atur pola makan, dan dapatkan kembali lekuk tubuh ideal Anda!

Dan hubungi kami karena kami akan membantu untuk mewujudkan impian anda.

Tagged with:

Filed under: Kesehatan

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!